A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Benny Raharjo Ajak Masyarakat Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dari Nilai Pancasila | Harian Momentum

Benny Raharjo Ajak Masyarakat Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dari Nilai Pancasila

406 Views
Sosialisasi IPWK Anggota DPRD Fraksi Golkar Benny Raharjo. Foto: Ikhsan

MOMENTUM, Jatiagung--Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Partai Golongan Karya, Benny Raharjo saat Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Purwotani, Jatiagung, Lampung Selatan pada Rabu, (17-5-2023).

Benny mengatakan, masyarakat harus memahami makna berbangsa dan bernegara. Terutama dengan memahami nilai-nilai empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Benny menjelaskan, pancasila merupakan jelmaan dari jati diri bangsa Indonesia yang harus diwujudkan.

"Penanaman nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan hidup, penting dilakukan untuk tegaknya Republik Indonesia," kata Benny.

Karena itu, dia mengajak masyarakat Desa Purwotani untuk memahami dengan benar makna dari bunyi sila satu sampai lima.

"Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Berarti, cara berpikir menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara bangsa Indonesia harus berpedoman pada Pancasila. Sehingga kehidupan bermasyarakat dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Menurut dia, pancasila merupakan panduan bagi bangsa dan negara Indonesia dalam menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan Republik Indonesia.

Dia memberikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang hidup berdampingan dengan rukun. Sekaligus dia memberikan contoh penerapan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Dusun (Kadus) V Legiono, Tokoh Masyarakat Sugeng Riyanto, Karang Taruna, serta masyarakat setempat.

Tokoh Masyarakat Sugeng Riyanto mengatakan, kebersamaan yang membuat kesuksesan dalam bermasyarakat.

"Tak akan terjadi kesuksesan bermasyarakat jika tidak ada kebersamaan,"  kata Sugeng.