A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

PWI Lampung Selatan Doa Bersama untuk Kesembuhan Ujang Irawan | Harian Momentum

PWI Lampung Selatan Doa Bersama untuk Kesembuhan Ujang Irawan

335 Views
PWI Lampung Selatan doa bersama untuk kesembuhan wartawan senior Ujang Irawan yang kini dirawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

MOMENTUM, Kalianda--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Selatan menggelar doa bersama untuk kesembuhan Ujang Irawan, wartawan senior anggota PWI, di kantor PWI setempat, Kamis sore (11-5-2023).

Doa bersama yang dirangkai dengan kegiatan halalbihalal itu, dihadiri Ketua SIWO PWI Provinsi Lampung Muslim Pranata, Ketua PWI Lampung Selatan Supradianto beserta jajaran pengurus dan anggota PWI setempat.

Doa bersama tersebut untuk memohon kesembuhan salah satu anggota PWI Lampung Selatan, Ujang Irawan (Uje) yang saat ini masih dalam kondisi koma, dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

Ketua PWI Lampung Selatan Supradianto mengatakan, kegiatan doa bersama tersebut menjadi momen halalbihalal sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar pengurus.

"PWI menyatakan sikap peduli terhadap anggota dan pengurus yang sedang mengalami musibah apapun, apalagi sakit," kata Supradianto.

Supra menambahkan, kegiatan doa bersama itu merupakan bentuk solidaritas untuk memperkuat tali silaturahmi dan ikatan kekeluargaan pengurus PWI Lampung Selatan.

"Sakit satu, sakit semua. PWI bukan sebatas organisasi wartawan, tapi juga merupakan ikatan keluarga tak sedarah seluruh wartawan," ujar Supradianto. (*)