A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Mesuji Terus Gencarkan Vaksinasi PMK | Harian Momentum

Mesuji Terus Gencarkan Vaksinasi PMK

479 Views
Vaksinasi PMK ternak sapi di Kabupaten Mesuji

MOMENTUM, Mesuji--Meski wabah virus penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerah hewan ternak jenis kuku belah: sapi, kerbau dan kambing cenderung semakin terkendali. Namun, Pemkab Mesuji tak mau kecolongan.

Melalui bidang peternakan pada dinas pertanian (distan) setempat, Pemkab Mesuji terus melakukan vaksinasi PMK kepada hewan ternak milik warga.

Kepala Bidang Peternakan pada Dinstan Mesuji Joni Hendri mengatakan, tahun ini pihaknya mendapat batuan 4.600 dosis vaksin PMK dari Dinas Peternakan Provinsi Lampung.

"Jadi untuk vaksinasi PMK, tahun ini kita targetkan sesuai jumlah bantuan dari provinsi,4.600 dosis," kata Joni mewakili Kepala Distan Mesuji Pariman, Selasa (14-3-2023).

Dia menyebut, pada awal Maret 2023, pihaknya sudah melakukan vaksinasi PMK jenis aftogen sebanyak 665 dosis.

"Vaksinasi ini berikan kepada hewan ternak sapi di 25 desa pada enam kecamatan," ungkapnya.

Salain melalui vaksinasi, upaya pencegahan penularan virus PMK juga dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat pemilik ternak.

Masyarakat pemilik ternak diminta rutin membersikan kandang minimal seminggu sekali. "Pakan juga harus yang baik. Jika hewan ternak bergejala seperti, demam dengan suhu tubu 41 derajat celcius, tidak nafsu makan, dan keluar air liur berlebihan segera laporkan ke pihak terkait agar secepatnya bisa ditangani," imbaunya. (**)