A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Sulam Jelujur Dipamerkan pada Ajang Internasional | Harian Momentum

Sulam Jelujur Dipamerkan pada Ajang Internasional

2660 Views
Nanda Indira Dendi usai pameran Inacraft di Jakarta.

MOMENTUM, Gedongtataan--Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi mengenalkan kerajinan tangan asli Bumi Andan Jejama pada pameran International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2023.

Pameran itu diselenggarakan di Jakarta Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, mulai 1 hingga 5 Maret 2023.

Nanda mengatakan, dengan adanya gelaran tersebut diharapkan produk para pelaku UMKM di Indonesia khususnya Kabupaten Pesawaran bisa berkembang dan semakin dikenal masyarakat dunia.

"Kita ketahui bersama, selama pandemi covid melanda banyak para pengerajin yang terkena dampak dari pandemi tersebut, bahkan ada yang sampai tutup usahanya karena tidak ada pesanan yang mereka terima. Maka dari itu, dengan kita mengikuti kegiatan ini harapannya dampak yang akan kita terima semakin banyak pesanan kepada para pengerajin kita," katanya, Kamis (2-3-2023). 

"Apalagi, INACRAFT sebagai salah satu gelaran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, diharapkan mampu membangkitkan semangat dan perekonomian para pelaku UMKM yang ada di Indonesia, khususnya yang ada di Bumi Andan Jejama," tuturnya. 

Nanda mengatakan, acara ini menghadirkan pembina UKM di seluruh Indonesia, hal ini bentuk kepedulian pemerintah kepada para pelaku UMKM, dan juga sebagai upaya dalam menghidupkan kembali perekonomian masyarakat. 

"Sesuai apa yang disampaikan pak Menteri Sandiaga Uno tadi, diharapkan setelah kegiatan INACRAFT tahun ini, transaksi bisa melebihi transaksi ditahun sebelum pandemi Covid melanda, tentunya ini kita sambut dengan baik," katanya. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno mewakili Presiden Republik Indonesia mengatakan, kegiatan ini kembali digelar untuk ke-23 kalinya, setelah dua dekade berlalu, INACRAFT telah memasuki jilid ke-2 setelah pandemi digelar di masa new normal dan pembatasan sosial dengan tema sentral From Smart Village to Global Market. 

Sandiaga mengatakan, pameran ini adalah pameran kerajinan aset nasional terbaik, terbesar dan tersukses yang menjadi barometer perkembangan industri kreatif kerajinan Indonesia, serta penopang ekonomi kerakyatan yang paling ditunggu oleh pelaku usaha dan pengunjung/pembeli setia Inacraft.

"Kecintaan pada produk dalam negeri dan semangat untuk mendukung sektor ekonomi kerakyatan, membuat pameran INACRAFT menjadi andalan para pelaku usaha kerajinan, menggerakkan kembali roda bisnis setiap menghadapi situasi perekeonomian global," katanya. (**)