A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bupati Lamsel Minta Aparat Desa Berinovasi | Harian Momentum

Bupati Lamsel Minta Aparat Desa Berinovasi

325 Views
Bupati Lamsel Nanang Ermanto (dua dari kanan) membuka Musrenbang Kecamatan Palas

MOMENTUM, Palas--Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pengembangan potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Palas yang berlangsung di Lapangan Desa Baliagung, Rabu (1-2-2023).

“Anggaran dana desa harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berinovasi membangkitkan pertumbuhan ekonomi. Gali potensi yang ada, seluruh kepala desa kumpul, solusi pembiayaannya gimana? Kita ada pihak ketiga, misalnya Bank Lampung untuk pembiayaannya,” kata Nanang.

Menutur Nanang, dalam mengembangkan potensi desa diperlukan kreativitas dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintahan desa,  kecamatan dan pemerintah kabupaten, serta didukung oleh para pelaku usaha.

Karena itu, sinergitas yang baik menjadi poin utama yang harus terus ditingkatkan. Dengan begitu, diharapkan pembangunan yang akan dilaksanakan sesuai dan sejalan dengan program pusat serta mampu membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Kreativitas inovasi ini sangat dibutuhkan. Kita tidak bisa untuk terus-menerus mengandalkan bantuan dari pusat dan pemerintah daerah,” tegasnya. 

Camat Palas Ns Rosalina pada kesempatan itu memaparkan gambaran umum kecamatan setempat. Luas wilayah Kecamatan Palas, kata dia, mencapai 3,56 Km² yang di dominasi daerah pertanian, terutama pada sektor persawahan dan minim wisata alam.

Walau begitu, Kecamatan Palas tetap berinovasi dengan mengoptimalkan potensi wisata buatan, serta memanfaatkan lahan sawah sebagai salah satu objek wisata guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kecamatan Palas potensinya persawahan, tapi kami juga ingin persawahan itu menjadi potensi yang luar biasa dan bisa juga mengangkat ekonomi melalui wisata. Jadi kami ada agrowisata minat padi di sawah, perpaduan pertanian dan perikanan,” paparnya. (**)