A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Kemenhub Serahkan Pelabuhan Sebalang ke Pemprov Lampung | Harian Momentum

Kemenhub Serahkan Pelabuhan Sebalang ke Pemprov Lampung

617 Views
Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim bersama sejumlah kepala OPD meninjau Pelabuhan Pengumpan Sebalang.

MOMENTUM, Katibung -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan Pelabuhan Pengumpan Regional Sebalang kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

Pelabuhan dengan luas lahan sekitar dua hektare, ditambah aset Pemprov Lampung seluas 25,9 hektare, itu berada di Sebalang, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

"Aset yang diserahterimakan dan aset Pemprov Lampung sudah bersertifikat tercatat dalam neraca aset Pemprov Lampung," kata Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim, Rabu 1 Februari 2023.

Senen Mustakim mengungkapkan itu saat meninjau Pelabuhan Sebalang bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Lampung.

Peninjauan dilaksanakan setelah ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana dan Dokumen (P3D) Pelabuhan Pengumpan Regional di Provinsi Lampung dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Provinsi Lampung Nomor: BA 1722 Tahun 2022 dan Nomor: 552809/13/2022 tanggal 28 Desember 2022.

Setelah melakukan peninjauan, rombongan yang dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum, segera melakukan koordinasi. Khususnya dengan Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta OPD terkait  untuk melakukan penataan lokasi pelabuhan.

Senen Mustakim menjelaskan, pelabuhan pengumpan berfungsi melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas. Menjadi pengumpan pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul. Juga sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan dalam provinsi.

Selain itu, Pelabuhan Sebalang akan ditata sebagai objek pengembangan ekonomi kreatif di sekitar pelabuhan. Sehingga pengelolaan pelabuhan pengumpan disertai pengembangan ekonomi keratif yang akan menunjang ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan itu,Asisten Bidang Administrasi Umum bersama kepala OPD lainnya melakukan dialog dengan masyarakat sekitar. Pada prinsipnya masyarakat mengetahui bahwa lokasi tersebut adalah milik pemerintah.

Selanjutnya, jika lokasi tersebut dikembangkan menjadi pelabuhan, masyarakat hanya berharap dilibatkan khususnya dengan membuka ruang usaha bagi masyarakat.

"Ini selaras dengan rencana untuk pengembangan sektor ekonomi kreatif disekitar pelabuhan", ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi  Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan pelabuhan regional yang diserahkan Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Provinsi Lampung adalah Pelabuhan Pengumpan Regional Telukbetung, Pelabuhan Pengumpan Regional Sebalang, Pelabuhan Pengumpan Regional Labuhan Maringgai, Pelabuhan Pengumpan Regional Menggala, dan Pelabuhan Pengumpan Regional Mesuji.

Pelabuhan Sebalang direncanakan akan dikembangkan sebagai pelabuhan umum dan pelayaran rakyat antarpulau.

Untuk percepatan pengoperasian Pelabuhan Sebalang dibutuhkan kajian mendalam, reklamasi untuk kebutuhan sandar tongkang, lanjutan pembangunan akses jalan menuju ke Pelabuhan sepanjang 1,5 km dan rehabilitasi jembatan sebanyak 2 buah.

Wilayah kerja Pelabuhan Sebalang mencakup ke arah utara sampai dengan perbatasan PT Sumber Indah Perkasa Kabupaten Lampung Selatan, ke arah Selatan sampai dengan Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan. (*)