A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Batik Leluwak Tehambugh Kain Wastra Ikonik Kota Metro | Harian Momentum

Batik Leluwak Tehambugh Kain Wastra Ikonik Kota Metro

1130 Views
Peresmian Batik eluwak Tehambugh sebagai Kain Wastra Ikonik Kota Metro

MOMENTUM, Metro--Pemerintah Kota  Metro menetapkan dan meresmikan Batik Leluwak Tehambugh sebagai Kain Warisan Nusatara (Wastra) khas daerah setempat. Peresmian kain tersebut dilakukan  Walikota Metro Wahdi Sirajuddin di sentra kuliner setempat, Rabu (28-12-2022).

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan, penetapan Batik Leluwak Tehambugh sebagai kain ikonik tersebut semakin menambah keragaman karya seni dan budaya di daerah berslogan Bumi Sai Wawai itu.

"Batik Leluwak Tehambugh menjadi warisan budaya ikonik yang harus terus kita lestarikan, sekaligus menjadi potensi pengembangan sektor parawisata budaya di Kota Metro," kata Wahdi.     

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (Diskoperin) Kota Metro Siti Aisyah mengatakan, Batik Leluwak Tehambugh sudah siap diproduksi secara massal. 

"Kita sudah melalui beberapa tahap. Mulai dari mendiskusikan tentang arti dan filosofi motif batik itu. Kini kita sudah resmi untuk memiliki hak paten," kata Siti Aisyah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Kota Metro Silfia Naharani Wahdi mengapresiasi ide dan gagasan menciptkan karya batik khas tersebut.

"Kita memang ada beberapa kain Wastra, seperti batik silabi, ECO print dan hari ini kita meresmikan Batik Leluwak Tehambugh. Ini suatu capaian dan penciptaan yang sangat luar biasa. Semoga ini bisa semakin memicu inovasi dan kreatifitas para UMKM di  Kota  Metro," harapnya.

Dia menyebut, Batik Leluwak Tehambugh merupakan hasil riset yang diusulkan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro pada Februari 2022. 

"Dalam penciptaan motif batik Leluwak Tehambugh ini telah disepakati oleh beberapa unsur, mulai dari budayawan, akademisi, dekranasda, dewan kesenian metro (DKM) dan majelis penyimbang adat Lampung. Semua memutuskan untuk menyepakati motif Batik Leluwak Tehambugh atau kupu-kupu berterbangan sebagai khas Kota Metro yang diangkat dari budaya Lampung Buay Nuban," ungkapnya. 

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pemuda Olaharaga dan Pariwisata  Kota Metro Lidana. Menurut dia, motif Leluwak Tehambugh  diambil dari  kain tapis yang dipakai oleh Putri Nuban.  Batik Leluwak Tehambugh  juga telah didaftarkan dan memperoleh HaKI dari Kemenkumham  pada tanggal 26 Desember 2022.

"Hampir seluruh  pelaku usaha  kerajinan di Kota Metro  telah mengaplikasikan motif Leluwak Tehambugh  pada produknya.usahanya," kata Lidana. (**)