A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

PLN Diminta Tertibkan Kabel Listrik di Mesuji | Harian Momentum

PLN Diminta Tertibkan Kabel Listrik di Mesuji

526 Views
Kabel listrik Desa Bujungburing Baru, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji tidak terpasang di tiang./Ari

MOMENTUM, Mesuji--Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta untuk menertibkan kabel listrik yang tidak teratur di wilayah RK 5 Desa Bujungburing Baru, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji.

Berdasarkan pemantauan Harianmomentum.com, Selasa (20-12-2022), meski sudah ada tiang penyangga, namum pemasangan kabel belum dimanfaatkan sehingga masih banyak yang menyentuh tanah.

Kepala Desa Bujungburing Baru, Galih Santoso mengatakan, tidak hanya berantakan, tapi aliran listrik yang terpasang masih menggunakan kabel dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sejak 2017 hingga sekarang.

"Akibatnya cahaya lampu di rumah warga sering redup, tidak normal karena kurangnya gardu listrik untuk menambah suplai arus jaringan PLN," kata dia.

Dia meminta pihak petugas PLN yang berada di Kecamatan Mesuji segera mengganti kabel listrik PLTD dan penambahan gardu supaya masyarakat desa mendapat kesejahteraan.

Rahmat (27), salah satu warga sekitar mengatakan, kondisi kabel listrik tersebut sudah sekitar dua tahun dibiarkan menggelayut seperti itu.

"Meskipun ada tiang listrik yang sudah terpasang, namun kabel listrik hanya ditali ke tiang kalau terkena angin tali kabel itu kembali ke bawah dan beberapa rumah juga masih menggunakan tiang bambu sebagai penyangga," tutur dia.

Menurut dia, PLN hanya mengganti meteran listrik atak kWh meter masyarakat seharga Rp2,5 juta, sedangkan kabel masih menggunakan milik PLTD.

"Kami berharap upaya Pemerintah Kanupaten (Pemkab) Mesuji dapat memberikan solusi supaya gardu listrik dan kabel segera direalisasi," katanya.

Teknisi pemasangan kabel PLN wilayah Kecamatan Mesuji Yanitran menyampaikan, sebelumnya pada November lalu sudah melakukan servis trafo gardu listrik untuk menambah jaringan. "Supaya jaringan listik stabil memang perlu penambahan gardu listrik," ucap dia melalui sambungan telepon.

Sementara pengajuan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) informasinya belum ada, jika dipasang kapasitas besar penarikan kabel menuju trafo terlalu jauh, karena kabel PLTD belum diganti. 

"Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan ke PLN Rayon Menggala Tulangbawang, saya hanya teknisi pemasangan," pungkas dia. (**)