A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bayi Gajah Lahir di Kebun Binatang Lembah Hijau Lampung | Harian Momentum

Bayi Gajah Lahir di Kebun Binatang Lembah Hijau Lampung

1553 Views
Bayi gajah dari indukan gajah bernama Mega lahir di Lembah Hijau Lampung.

MOMENTUM, Bandarlampung--Seekor bayi gajah Sumatera lahir dari indukan gajah bernama Mega (25) di Kebun Binatang Lembah Hijau Lampung.

Kelahiran bayi gajah berkelamin jantan ini merupakan yang pertama di Sumatera lahir di Lembaga Konservasi (Ex Situ).

Komisaris Utama Lembah Hijau Lampung, M Irwan Nasution mengatakan, bayi gajah tersebut lahir secara normal pada Minggu (7-8-2022) pagi pukul 07.24 WIB.

“Alhamdulillah lahir dengan sehat bayi gajah dari hasil perkawinan gajah jantan Sumatera bernama Aris dan indukan betina bernama Mega pada Minggu (7-8) pagi,” kata Irwan, saat diwawancarai di Lembah Hijau Lampung, Senin (8-8).

“Bayi gajah ini lahir dengan berat badan 102 kilogram dan panjang 98 sentimeter,” lanjut Irwan.

Irwan mengungkapkan bayi gajah ini merupakan yang pertama lahir di Lembah Hijau Lampung setelah selama 6 tahun berada di Lembaga Konservasi tersebut.

“Setelah sekitar 6 tahun di Lembah Hijau, alhamdulillah melahirkan satu ekor anak gajah. Mohon doanya mudah-mudahan bayi gajah ini bisa terus tumbuh dengan sehat. Terima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan kepercayaan terhadap Lembah Hijau,” ujar Irwan.

Ketua Forum Mahout, Nazaruddin mengungkapkan kelahiran bayi gajah di Lembah Hijau Lampung tersebut merupakan yang pertama di Sumatera lahir secara Ex Situ atau di Kebun Binatang.

“Satu-satunya Lembaga Konservasi di Sumatera atau Kebun Binatang di Sumatera, baru di Lembah Hijau yang dapat melahirkan (bayi gajah),” ujarnya.

“Jadi kalau untuk zoo (kebun binatang) di Sumatera, ini (gajah) yang pertama lahir di Lembah Hijau,” Lanjutnya.

Mahout atau Pawang Gajah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) ini menambahkan, kelahiran bayi gajah di Lembah Hijau Lampung ini sejalan dengan program pemerintah dalam upaya peningkatan populasi.

“Salah satunya Lembaga Konservasi Lembah Hijau ini bagaimana meningkatkan populasi gajah-gajah yang ada disini. Kita membuat program mengawinkan gajah Aris dan Mega. Kita kawinkan pada Juli 2020, kemudian pada September 2020 ada tanda-tanda hamil dan sampai proses sekarang melahirkan,” ungkap Nazaruddin.

Sementara, Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung, Hifzon Zawahiri mengatakan kelahiran bayi gajah ini merupakan kejadian yang langka lahir di Ex Situ.

“(Kelahiran bayi gajah di Lembah Hijau) ini merupakan kejadian yang langka lahir di Ex Situ. Kalau In Situ kan dalam kawasan, tapi ini (Ex Situ) di luar kawasan,” kata Hifzon.

“Kami ucapkan selamat dan apresiasi kepada Lembah Hijau atas kelahiran satwa tersebut,” pungkas Hifzon.(**)