A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Gagal Gelar Paripurna, Diduga Buntut Mosi Tak Percaya terhadap Ketua DPRD Tubaba | Harian Momentum

Gagal Gelar Paripurna, Diduga Buntut Mosi Tak Percaya terhadap Ketua DPRD Tubaba

673 Views
Ruang utama Gedung DPRD Tubaba banyak kursi yang kosong. Rapat paripurta yang digelar hari ini, akhirnya ditunda.

MOMENTUM, Panaragan -- Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulangbawang Barat (Tubaba), Kamis 28 Juli 2022, batal menggelar rapat paripurna karena tidak kourum. Hanya dihadiri 13 orang dari 30 anggota dewan setempat.

Gagalnya rapat paripurna tersebut diduga karena mosi tidak percaya anggota dewan setempat terhadap Ketua DPRD Tubatan, Ponco Nugroho. Mereka menolak mengikuti rapat jika dipimpin Ponco.

Rapat dengan agenda Penyampaian KU-PPAS tahun 2023 itu awalnya akan dimulai pada pukul 10.00 WIB. Namun, tempat rapat di ruang rapat utama DPRD Tubaba, hingga pukul 12.00 WIB jumlah dewan yang hadir tak juga bertambah. Rapat akhirnya ditunda dengan batas waktu yang belum ditentukan.

"Karena kawan-kawan anggota belum banyak yang hadir maka rapat diskors 10 dan hingga perpanjangan waktu 5 menit belum juga dia atas 15 plus 1 atau dia atas 50 persen maka rapat ditunda," kata ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho saat menutup rapat paripurna, Kamis (28/7/2022).

Menurutnya, penundaan tersebut mengacu pada Tata Tertib (Tatib) DPRD Nomor 1 Tahun 2020 Pasal 97 yang mensyaratkan rapat bisa digelar jika dihadiri lebih dari setengah jumlah anggota dewan.

"Untuk rapat paripurna berikutnya akan dijadwal kembali melalui rapat badan musyawarah (Banmus)," jelasnya.

Rudi Riansyah, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tubaba memperkirakan, banyaknya tidak hadir anggota dewan setempat karena ada kegiatan luar. "Mungkin sedang ada kesibukan di luar," ucapnya.

Sementara Penjabat Bupati Tubaba, Zaidirina, berharap kepada legislatif Tubaba bisa memikirkan kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

"Kita bekerja ini kewajiban untuk membangun dan kesejahteraan masyarakat Tulangbawang Barat. Saya harap semua bisa berfikir kesitu. Baik itu ekskutif ataupun legislatif kiranya bisa duduk bersama untuk membahas apa yang perlu kita lakukan," pesannya, saat di wawancarai awak media di gedung DPRD Tubaba. (*)