A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Disporapar Pringsewu Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata | Harian Momentum

Disporapar Pringsewu Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata

337 Views
Peserta pelatihan pengelolaan wisata perdesaan terpadu yang diselenggarakan Disporapar Kabupaten Pringsewu

MOMENTUM, Gadingrejo--Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan pelatihan Pengelolaan Wisata Perdesaan Terpadu, Selasa (7-6-2022). Pelatihan yang berlangsung di Aula Rumah Makan Radja Pindang, Kecamatan Gadingrejo itu diikuti 40 peserta perwakilan kelompok sadar wista se-kabupaten setempat.  

Kepala Disporapar Pringsewu Jahron mengatakan, pelatihan itu akan berlangsung hingga 9 Juni mendatang.

"Pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan wisata yang dilakukan pokdarwis. Pemateri kita hadirkan sejumlah penggiat wisata dari Bandarlampung," kata Jahron.

Dia berharap, melalui pelatihan ini potensi wisata berbasis pedesaan di Kabupaten Pringsewu akan semakin berkembang. 

"Semoga imbas dari pelatihan ini dapat mendorong optimalisasi pengembangan potensi wisata desa di Kabupaten Pringsewu," harapnya.

Hal senada disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretariat Pemkab Pringsewu Purhadi saat membuka kegiatan tersebut.

"Semoga melalui pelatihan ini mampu membedah, sekaligus mengembangkan  potensi wisata berbasis pedesaan di Kabupaten Pringsewu," harapnya.

Karena itu, dia meminta peserta pelatihan sungguh-sungguh menyimak dan memahami setiap materi yang disampaikan.

"Peserta harus serius mengikuti pelatihan ini, agar menambah pengetahuan untuk berinovasi mengembangkan potensi wisata di desanya," pintanya. (**)