A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Vita Wulandari Juara 3 Taekwondo Antarpelajar Se-Lamsel | Harian Momentum

Vita Wulandari Juara 3 Taekwondo Antarpelajar Se-Lamsel

635 Views
Vita Wulandari bersama Kepala SDN 1 Sukamulya, Sarpawi.

MOMENTUM, Palas -- Vita Wulandari, siswa kelas V SDN 1 Sukamulya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) meraih juara tiga dalam kompetisi taekwondo antarpelajar Se-Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022.

Kompetisi diselenggarakan oleh Universal Taekwondo Indonesia Professional. Berlangsung di Kecamatan Sragi, Lamsel pada Ahad, 23 Mei 2022.

Vita Wulandari (11) mengaku senang atas prestasi yang diraih. "Saat tanding kemarin deg-degan banget om. Alhamdulillah menang,  dapat juara 3," kata Vita, kamis (2 -6-2022).

Anak pertama pasangan Setiaji dan Titi Sulastri mengatakan, ia mulai berlatih seni beladiri asal Korea Selatan (Korsel) itu sejak usia 10 tahun. "Jadwal latihan seminggu dua kali, hari Jumat sore dan Minggu pagi di Desa Bangunan Kecamatan Palas,"ungkapnya.

Vita berkata, selain berolahraga, keikutsertaannya belajar taekwondo bertujuan untuk menjaga diri.

"Ngapalin gerakannya kadang-kadang lupa om, itu sulitnya. Tujuan saya belajar taekwondo untuk jaga diri om," ucapnya

Ia bercita-cita bisa ikut dalam kompetisi taekwondo tingkat nasional. Keinginannya didukung orang tua dan para guru di sekolahnya. "Pas saya dapat juara, orang tua saya bangga, ini pertama kali saya dapat juara. Senang dapat piala, alhamdulillah nak kata ibu bapak saya. Cita-cita bisa juara sampai tingkat nasional," ungkapnya.

Kepala SDN 1 Sukamulya, Sarpawi bersama para guru mendukung siswanya yang ikut taekwondo. Dukungan tersebut berupa pemberian semangat dan alat penunjang latihan supaya bisa meningkatkan prestasi.

"Tahun lalu, alumni siswa kami juara 1 putra putri tingkat kabupaten, mereka dah lulus sekarang dah kelas 1 SMP. Bentuk dukungan kami (pihak sekolah) memberikan beasiswa anak berprestasi. Kalau sekolahkan gak ada biaya, jadi kita bantu seragam olah raganya, alat-alat sekolah. Ini untuk anak-anak berprestasi," jelasnya.

Sarpawi bersama dewan guru mengarahkan anak berprestasi kelas enam agar melanjutkan pendidikan menengah pertama ke sekolah favorit.

"Bagi anak-anak berprestasi, pertama, kalau sudah kelas 6 yang punya prestasi di bidang olahraga maupun akademi kita arahkan mencari sekolah yang lebih favorit. misalnya kita kirim ke SMPN  1 Kalianda atau kita kirim ke sekolah-sekolah yang lain. Kita juga berikan hadiah untuk anak-anak berprestasi," jelasnya.

"Kami bangga atas prestasi yang di raih Vita. Kalau tahun kemarin ada dua putra putri, anaknya bagus-bagus pinter sekolahnya juga  juara 1. Olahraganya bagus, anaknya kreatif walau pun mereka dari keluarga yang kurang mampu,"imbuhnya.

Selain menerima bantuan berupa bea siswa, seragam dan alat-alat untuk melanjutkan sekolah, siswa-siswa berprestasi SDN 1 Sukamulya juga mendapat bantuan dari donatur.

"Kita juga punya orang tua asuh dari luar, ada orang yang memberikan bantuan ke sekolah kami, tapi gak mau disebutkan namanya. Banyak mengirimkan bantuan alat-alat sekolah, buku, pulpen, tas. Donatur ini membantu sekitar 25 siswa untuk anak berprestasi dan anak yang kurang mampu. Yang dikirim langsung berupa barang bukan uangnya. Barangnya sampai,  kita paparkan ke anak-anak dan langsung bagikan,"terangnya.

Sarpawi berharap kedepan akan banyak lagi siswa-siswa di SDN 1 Sukamulya yang ikut latihan dan berprestasi di bidang olahraga seni bela diri taekwondo.

"Kami pernah memanggil pelatih, latihannya di halaman sekolah. Semoga makin banyak anak-anak ikut latihan taekwondo dan raih prestasi," harapnya. (*)