A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Pencairan Dana Desa di Lampung Utara Hampir 50 Persen | Harian Momentum

Pencairan Dana Desa di Lampung Utara Hampir 50 Persen

700 Views
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lampura, Abdurrahman

MOMENTUM, Kotabumi -- Realisasi penyaluran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) hingga saat ini hampir mencapai 50 persen.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lampura, Abdurrahman, tercatat 113 desa sudah mengajukan pencairan DD tahap pertama.

"Total berkas administrasi yang masuk ada 113 desa pada tahap awal. Sejumlah 93 desa sudah melakukan pencarian, sedangkan 20 desa dalam proses di keuangan (BPKAD) Lampura," jelas Abduraman di ruang kerjana, Kamis (17-3-2022).

Pihaknya sejak awal sudah menyebarkan surat edaran ke desa-desa melalui kecamatan. Sesuai dengan instruksi bupati agar pemerintahan desa segera mengusulkan pengajuan DD.

"Surat edaran dari pemkab sudah kita kirimkan ke desa-desa lewat kecamatan, desa diminta segera menyampaikan usulan pencairan DD guna menjalankan roda pemerintahannya. Khususnya untuk penanganan kedaruratan di desa pada masa pandemi Covid-19 yang belum usai," terangnya.

Ia menegaskan, bagi desa yang dana desanya terealisasi, agar segera memanfaatkan sesuai dengan yang diusulkan saat  pencairan.

"Segera direalisasikan, mana yang jadi usulan, kemudian yang menjadi skala prioritas sesuai dengan instruksi presiden seperti penanganan Covid-19 (BLT-DD) dan program ketahanan pangan," tandasnya. (*).