A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Antisipasi Kelangkaan, Diskoperindag Pesibar Siapkan 2.000 Liter Minyak Goreng | Harian Momentum

Antisipasi Kelangkaan, Diskoperindag Pesibar Siapkan 2.000 Liter Minyak Goreng

2724 Views
Bupati Pesibar, Agus Istiqlal (kanan) saat meninjau pelaksanaan operasi pasar minyak goreng.

MOMENTUM, Krui--Mengantisipasi kelangkaan minyak goreng, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) menggelar operasi pasar minyak goreng, Selasa (1-3-2022).

Operasi pasar minyak goreng mulai beroperasi pukul 09:00 WIB di Pasar Waybatu, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesibar. Dalam kegiatan itu, sebanyak 2.000 liter dengah harga Rp14.000 perliter. 

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan operasi pasar itu cukup tinggi. Masyarakat yang didominasi ibu rumah tangga itu rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000 perliter. 

Bupati Pesibar, Agus Istiqlal mengatakan, operasi pasar minyak goreng dilakukan untuk menindaklanjuti arahan pemerintah terkait kebijakan minyak goreng satu harga.


Bupati Pesibar, Agus Istiqlal menunjukkan minyak goreng harga Rp14.000 perliter.

“Operasi pasar minyak goreng ini diperuntukkan bagi warga masyarakat Kabupaten Pesisir Barat, dan pembelian dibatasi maksimal dua liter,” katanya.

Selain itu, masyarakat yang akan membeli harus mengikuti protokol kesehatan, serta menunjukan bukti sudah ikut vaksin. "Jika belum divaksin kita sediakan tenaga kesehatannya, jadi syarat pembelian harus sudah divaksin atau kita vaksin di lokasi operasi pasar," terang bupati.

Bupati melanjutkan, operasi pasar minyak goreng murah dilakukan juga untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat. “Melalui kegiatan ini harapanya masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Bupati menambahkan, ke depan tidak menutup kemungkinan oprasi minyak goreng akan lenih besar dilakukan. “Insya Allah bulan depan kita mendapatkan kuata dari pemerintah pusat sebanyak 250ribu liter untuk masyarakat Pesibar,” pungkas bupati.(**)