A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Kabupaten/Kota Diminta Siapkan Isoter | Harian Momentum

Kabupaten/Kota Diminta Siapkan Isoter

463 Views
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meminta setiap kabupaten/kota untuk menyiapkan tempat isolasi terpusat (isoter).

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Reihana mengatakan, isoter itu digunakan bagi pasien yang tidak memenuhi syarat untuk isolasi di rumah. 

"Gejala ringan sampai sedang bisa isolasi mandiri, seandainaya memenuhi syarat dengan kamar tidur dan kamar mandi terpisah. Jika tidak kabupaten/kota bisa menyiapkan isolasi terpusat," kata Reihana saat diwawancarai, Rabu (9-2-2022).

Dia menjelaskan, sudah ada beberapa kabupaten/kota yang memiliki tempat isolter. Seperti Lampung Selatan dan Bandarlampung. 

"Lamsel sudah punya di rusunawa. Begitu juga Bandarlampung yang bekerjasama dengan Unila," jelasnya.

Selain itu, dia menyebutkan, Pemprov juga siap menyiapkan tempat isoter dengan menggunakan wisma haji jika memang dibutuhkan.

"Seandainya meningkat, yang punya provinsi akan bekerjasama dengan wisma haji. Sementara belum dipakai untuk ibadah haji. Kita nanti coba nanti jajaki dengan wisma haji," tuturnya.

Terlebih, menurut dia, saat ini kasus positif covid-19 di Lampung mulai meningkat.

"Tapi tingkat keterisian tempat tidur hanya enam persen. Jadi masyarakat yang ringan dan sedang gejalanya flu sebaiknya isoman dengan berkoordinasi dengan puskesmas," sebutnya. (**)