A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Cegah DBD, Dinkes Pesawaran Gencarkan PSN | Harian Momentum

Cegah DBD, Dinkes Pesawaran Gencarkan PSN

850 Views
Ilustrasi/ist

MOMENTUM, Gedongtataan--Berbagai langkah dilakukan Pemkab Pesawaran untuk penularan demam berdarah dengue (DBD). Antara lain dengan menggencarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, hingga awal Februari terjadi 69 kasus DBD yang di sebelas kecamatan  sekabupaten setempat.

Kepala Dinkes Pesawaran Media Apriliana mengatakan, dari sebaran kasus DBD itu, terbanyak berada di Kecamatan Gedongtataan.

"Dari 69 kasus DBD yang tercatat, ada 22 kasus di Kecamatan Gedongtataan. 

Kasus DBD di Gedongtataan ini terbagi di dua wilayah kerja puskesmas. Di Puskesmas Gedongtataan 12 kasus, dan sepuluh kasus di Puskesmas Bernung," kata Media pada Harianmomentum.com, Rabu (2-2-2022).

Kemudian di Puskesmas Punduhpidada dua kasus, Puskesmas Padangcermin empat kasus, Puskesmas Bunut tujuh kasus. Puskesmas Hanura empat kasus, Puskesmas Kedondong dua kasus, Puskesmas Kotadalom empat kasus.

Selanjutnya: Puskesmas Kalirejo 13 kasus, Puskesmas Roworejo satu kasus, Puskesmas Trimulyo dua kasus, Puskesmas Gunungsari delapan kasus. Sedangkan di Puskesmas Maja dan Tegineneng nol kasus.

"Kami sudah meminta kepada masing-masing Puskesmas untuk menyosialisasikan ke masing-masing desa binaan, agar rutin melakukan gerakan PSN dan juga menggalakan kembali kegiatan Jumat Bersih, dengan tujuan untuk membersihkan lokasi-lokasi yang bisa dijadikan tempat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti penular virus dengeu," terangnya.

Terpisah, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskemas Bernung Ida Farida mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan melalui program fogging (pengasapan sarang nyamuk) dan Jumat Bersih.

"Penyelidikan epidemiologi juga kita lakukan di lokasi yang dimungkinkan menjadi tempat penyebaran nyamuk DBD," katanya.

Puskemas Bernung selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa untuk menggalakan program Pemberantasan Sarang Nyamuk. (**)