A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Soal Wakil Bupati Lampura, Anak Mantan Bupati Ngaku akan Dapat Rekomendasi Gerindra | Harian Momentum

Soal Wakil Bupati Lampura, Anak Mantan Bupati Ngaku akan Dapat Rekomendasi Gerindra

596 Views
Ardian Saputra (kanan) bersama Ketua Nasdem Lampung Herman HN,

MOMENTUM, Bandarlampung--Ardian Saputra, anak Bupati Lampung Utara (Lampura) periode 2009-2014, Zainal Abidin, mengaku akan mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra untuk menjadi Wakil Bupati Lampura.

"Insya Allah Senin (31-1-2022), sudah dikonfirmasi kemarin sore sama Sekertaris Gerindra Pak Pattimura," kata Ardian, Jumat (28-1-2022) malam.

Sebelumnya, Ardian --mantan politisi PDIP yang kini bergabung dengan Partai Nasdem, mengatakan, sudah mengantongi rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi orang nomor dua di Lampura.

Peluang mantan Ketua DPC PDIP Lampung Utara itu untuk bisa duduk di kursi Wakil Bupati semakin terbuka. Sebab, Ardian juga sedang menunggu rekomendasi Nasdem.

"Insya Allah (rekomendasi Nasdem) menunggu turun dari pusat, kalau PKS saya sudah komunikasi juga," kata dia.

Sementara satu partai pengusung Bupati Agung Ilmu Mangkunegara-Budi Utomo, tinggal PKS. Saat dikonfirmasi, Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan, pihaknya masih membahas.

"Kami sedang menunggu pembahasan di PKS Lampung Utara dan menunggu hasil komunikasi politik dengan parpol pengusung lainnya," ungkapnya.

Sebagai informasi, Bupati Agung Ilmu Mangkunegara ditangkap KPK lantaran korupsi. Sehingga wakilnya, Budi Utomo naik menjadi Bupati dan jabatan wakil bupati kosong hampir dua tahun. (*).