A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Desa Wisata Kampung Kopi Rigisjaya Terbaik III ADWI 2021 | Harian Momentum

Desa Wisata Kampung Kopi Rigisjaya Terbaik III ADWI 2021

761 Views
Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 di Jakarta.

MOMENTUM, Liwa--Desa Wisata Kampung Kopi Rigisjaya, Kecamatan Airhitam, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) meraih prestasi terbaik III kategori rintisan pada ajang Anugerah Desa Wsiata Indonesia (ADWI) 2021.

Prestasi tersebut di bawah Desa Wisata Kampung Blekok, Situbondo, Jawa Timur, dan Pandanrejo Purworejo, Jawa Tengah, yang menempati terbaik I dan II. Anugerah ADWI 2021 diumumkan pada Selasa malam (7-12-21) di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Lambar, Tri Umaryani, Rabu (8-12-2021) mengatakan pencapaian tersebut merupakan kebanggaan sekaligus sebagai motifasi dalam mengembangkan wisata di Lambar.

"Terkait masuknya Kampung Kopi Rigis Jaya yang masuk terbaik III di ajang ADWI 2021 menjadi penyemangat bagi kebangkitan pariwisata Lampung Barat," katanya.

Sebab, capaian prestasi tersebut diperoleh pada saat situasi pandemi Covid-19 serta Lambar juga dinilai baru memulai pergerakan dalam pengembangan destinasi wisata.

Dengan predikat terbaik III ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para penggerak pengembangan pariwisata.

“Mudah-mudahan ini menjadi motifasi penyemangat seluruh stikholder pariwisata, baik masyarakat, peratin (kepala desa) dan komunitas," katanya.

Tri mengatakan, membangun pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri. Melaikan memerlukan kolaborasi semua element. Baik, pemerintah, masyarakat dan komonitas serta peran media memiliki andil dalam pengembangan pariwisata.

"Mudah-mudahan kolaborasi ini kedepan semakin baik dalam mewujudkan pariwisata Lambar yang berkelanjutan yang dapat meberikan manfaat secara ekonomi kepada masyarakat dalam mensejahterakan masyarakatnya," ucapnya.

Menuruntnya, Lambar memiliki banyak potensi wisata yang dapat dikembangkan lagi. Tidak menutup kemungkinan, hal itu memerlukan kerjasama anatar stikholder. Baik dalam peningkatan sarana penunjang dan sebagainnya.

"Ini manjadi hadiah istimewa, terimaksih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati, Sekda dan Ketua DPRD dan seluruh kepala OPD atas dukungan yang luar biasa. Membangun pariwisata tidak bisa sendiri melaikan harus bersama-sama dalam mengembangkan potensi yang dimiliki Lambar," katanya. (*)

Laporan: Sulemy.

Editor: M Furqon.