A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bupati Lamsel Ancam Cabut Izin Alfamart dan Indomaret | Harian Momentum

Bupati Lamsel Ancam Cabut Izin Alfamart dan Indomaret

1348 Views
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan memberikan sambutan pada kegiatan "Launching Beras Palas".Foto: dok. H-momen

Harianmomentum--Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan mengancam akan mencabut izin Alfamart dan Indomaret jika tidak dapat bekerja sama memasarkan produk asli daerah setempat.

Penegasan itu diungkapkannya saat Launching Beras Palas (padi asal Lampung Selatan) di Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/03/17).

Menurut Zainudin, selama ini kedua minimarket tersebut memperpanjang kontrak setiap tahun, tetapi belum memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Apakah masyarakat harus selalu menjadi tukang jaga keamanan saja, kalau seperti itu kan kasihan," ucapnya.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan mengundang pihak Alfamart dan Indomaret, untuk melakukan perbincangan dan menyediakan tempat khusus untuk produk asli Lampung Selatan yang berkualitas.

"Minimarket itu wajib menerima titipan produk yang sudah disepakati, agar mempermudah masyarakat untuk membeli," ujar adik Ketua MPR Zulkifli Hasan itu.

Selain itu, pemerintah juga ingin menjadikan Dekranasda sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sehingga pemerintah daerah bisa menanamkan sahamnya.

"Kita perlu waktu, jika badan hukumnya sudah ada. Pastinya saat ini kita tidak terlalu teoritis dan melanggar aturan, intinya kita jalani saja," lanjutnya.

Ia juga berharap, dengan adanya BUMD akan berdampak kepada pemuda di Lampung Selatan untuk menciptakan peluang kerja, sehingga tidak ada lagi pemuda yang menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

"Harapan kita, pertumbuhan perekonomian di Kota Kalianda ini, bisa melampaui pertumbuhan ekonomi nasional nantinya," harapnya.(bob/asn)