Anggota TNI Jadi Korban Penembakan di Wayhalim

889 Views
Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian penembakan suami-istri di wilayah Kecamatan Wayhalim Kota Bandarlampung.

MOMENTUM, Bandarlampung--Anggota TNI-AU menjadi korban penembakan orang tak dikenal saat melintas di wilayah Kecamatan Wayhalim, Kota Bandarlampung.

Informasi yang dihimpun harianmomentum.com, peristiwa yang dialami Pratu Nur Rohman (26) bersama istri Riska Astuti (25) terjadi pada Selasa (8-6-2021) dinihari.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedaton Kompol Ery Harfy membenarkan adanya peristiwa tersebut. 

"Memang bener, tadi anggota saya juga sudah cek. Informasinya anggota TNI tapi gak tau satuan mana," ujar Ery, Selasa (8-6).

Akibat kejadian tersebut, Pratu Nur Rohman dikabarkan terkena luka tembak di bagian telapak tangan kiri, sementara sang istri tertembus peluru pada bagian paha sebelah kanan.

Ery menyebut, kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Advent, guna mendapatkan perawatan medis.

"Sebenarnya wilayahnya (TKP) Sukarame, tapi anggota saya yang cek. Korban dibawa ke RS Advent ke wilayah saya dan juga sudah saya cek," kata dia.

Berdasarkan pantauan harianmomentum.com terlihat sejumlah petugas dari TNI AU bersama personel Polresta Bandarlampung mulai berdatangan dan berjaga di pelataran rumah sakit Advent. 

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Resky Maulana mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sudah menerjunkan personel, guna melakukan olah TKP. 

"Ini sedang dalam dalam penyelidikan, kita juga menerjunkan Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) ke lapangan untuk mencari keterangan-keterangan yang ada," ucap dia.

Ditanya terkait motif pelaku dalam melancarkan aksi penembakan, Resky menjelaskan, saat ini anggota kepolisian masih terus mengumpulkan dan menggali peristiwa tersebut.

"Kalau pidananya kita belum tahu motif pelaku seperti apa dan sedang dalam penyelidikan," tuturnya.

Resky menjelaskan, pihaknya kini telah memintai keterangan terhadap dua orang saksi dan juga dari pihak rumah sakit.

"Kita belum dapat memastikan kondisi korban karena masih di RS," pungkasnya.(**)

Laporan: Ira Widya

Editor: Agus Setyawan