A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Spesialis Pembobol ATM Lintas Provinsi Diringkus | Harian Momentum

Spesialis Pembobol ATM Lintas Provinsi Diringkus

1403 Views
Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti hasil kejahatan spesialis pembobol ATM lintas provinsi. Foto: Istimewa

Harianmomentum--Jajaran Satuan Reskrim Polres Tulangbawang meringkus seorang tersangka spesialis pencurian uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) lintas provinsi. SA, warga Kabupaten Lampung Tengah diringkus di sebuah rumah kontrakan di Kampung Tridarma Jaya, Kecamatan Banjaragung kabupaten setempat.


Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo menjelaskan, aksi terakhir tersangka yaitu di ATM BRI di Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Minggu (10/9) malam atas korban Nurhayati (46).

 

Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi dan Kasubbag Humas AKP Ade Erma Sudarto, mengatakan, kemarin, tersangka sering melakukan aksinya di beberapa provinsi dan berpindah-pindah.

 

Ia mengatakan, ada delapan kasus di Jawa Barat, di Bandung tahun 2013 dengan kerugian Rp17 juta, di Jogjakarta tahun 2014 sebanyak Rp2 juta, Palembang tahun 2017 sebanyak Rp60 juta, di Bangun Rejo Lampung Tengah tahun 2017 sebanyak Rp3 juta, di Chandra Bandarjaya tahun 2017 sebanyak Rp15 juta, dan di Tulangbawang sebanyak Rp40 juta.

 

Tersangka merupakan spesialis pencurian uang milik nasabah yang berada di dalam rekening bank menggunakan kartu ATM milik korban.

 

Modus pelaku dengan memasang tusuk gigi di tempat keluar masuk kartu ATM, lalu menunggu di luar sambil mengamati siapa yang masuk ke ruang ATM untuk dijadikan korban.

 

Saat korban kebingungan karena kartu ATM tersangkut, pelaku mendatangi korban lalu berpura-pura membantu dan menanyakan PIN kartu ATM serta menyuruh korban mencari petugas bank.

 

Saat korban keluar itulah pelaku langsung mengambil kartu ATM yang tersangkut dan pergi, kemudian pelaku mencari mesin ATM yang lain dan mulai menguras semua uang milik korban yang berada di dalam rekening.

 

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa kartu ATM, badik (pisau), tusuk gigi, bukti pengiriman (transfer), printout, pakaian, dan sandal.(*/awn)