A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Konsolidasi di Lampung, Waketum Demokrat Sampaikan Sikap Partai | Harian Momentum

Konsolidasi di Lampung, Waketum Demokrat Sampaikan Sikap Partai

711 Views
Waketum DPP Partai Demokrat, Marwan Cik Asan saat konsolidasi dengan kader di Provinsi Lampung. Foto: ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD), Marwan Cik Asan (MCA), turun ke Provinsi Lampung. 

Kedatangan Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Lampung II itu dalam rangka melaksanakan konsolidasi internal dengan kader Partai Demokrat di provinsi setempat. 

Konsolidasi yang dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Dapil Lampung II itu bertempat di Taman Santap Pondok Indah, Natar, Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (20-2-2021).

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Lampung, Julian Manaf dan Wakil Direksi (Wadireks) Toni Mahasan turut hadir dalam konsolidasi yang turut membahas sikap partai berlambang mersi terkait pemilihan umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

“Pertemuan ini dalam rangka silaturrahmi sekaligus konsolidasi internal yang sebetulnya sudah teragenda dari awal bulan ini. Tapi baru bisa dilaksanakan sekarang,” kata MCA, melalui siaran pers yang diterima harianmomentum.com dari Wadireks PD Lampung Toni Mahasan, Minggu (21-2).

Dalam konsolidasi tersebut, MCA menyampaikan agenda politik yang sedang diperjuangkan oleh Partai Demokrat di Senayan. Salah satunya soal Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu. 

Dia menegaskan bahwa Partai Demokrat menginginkan Pilkada di tahun 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan. 

Sebab jika Pilkada serentak berbarengan dengan Pileg dan Pilpres (di tahun 2024), berpotensi mengulang kembali tragedi di Pemilu 2019 lalu, banyak korban jiwa pada tingkat pelaksana dan penyelenggara.

Oleh karena itu Fraksi Partai Demokrat memastikan posisinya sebagai partai politik yang tidak mendukung pelaksanaan Pilkada di 2024, karena bersamaan dengan Pileg dan Pilpres.

Selain mensosialisasikan sikap partai terhadap Pemilu 2024, MCA juga membahas soal Gerakan Pengacau Kedaulatan Partai Demokrat (GPK-PD). 

MCA menegaskan dalam forum konsolidasi tersebut bahwa Kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia menolak segala jenis upaya inkonstitusional, baik yang datang dari internal maupun eksternal. 

“Kita semua solid, loyal dan patuh dibawah Kepemimpinan AHY. Tak ada itu Kudeta atau KLB. Kalau mau nyalon presiden silahkan buat partai sendiri, jangan ganggu Partai Demokrat,” tegas Marwan.

Kepada Ketua DPC di Provinsi Lampung, MCA berpesan untuk memaksimalkan peran anggota fraksi. Agar selalu dekat dan berada ditengah-tengah masyarakat, di dapilnya masing-masing. 

“Saat pandemi ini, mari kita bantu rakyat semampu kita,” ujar Marwan.(rls)

Editor: Agung Chandra Widi