A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Sidang Pemeriksaan MK, KPU Lampung Siap Lahir-batin | Harian Momentum

Sidang Pemeriksaan MK, KPU Lampung Siap Lahir-batin

1205 Views
Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Hukum M Tio Aliansyah. Foto: dok

MOMENTUM, Bandarlampung--Pekan mendatang Mahkamah Konstitusi menggelar sidang lanjutan terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) untuk tiga kabupaten di Provinsi Lampung.

Sidang beragendakan pemeriksaan tersebut dijadwalkan terselenggara pada Senin (8-2-2021).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tiga kabupaten di Provinsi Lampung: Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Pesisir Barat sebagai pihak termohon. Sementara pemohon adalah pasangan calon kepala daerah (paslonkada) di masing-masing kabupaten setempat.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Hukum M Tio Aliansyah menyatakan, pihaknya siap menghadapi sidang tersebut.

“Sudah siap lahir-batin. Hari Kamis nanti kami akan memasukkan alat bukti ke MK, bersama tim PHP KPU RI,” kata Tio pada harianmomentum.com, Selasa malam (2-2).

Baca juga: Pekan Depan, Bawaslu Sampaikan Keterangan di MK

Persidangan tersebut akan dihadiri komisioner KPU kabupaten yang bersengketa.

“Kabupaten yang bersengketa disediakan dua kursi untuk mengikuti sidang di gedung MK. Satu kursi untuk ketua atau anggota KPU kabupaten dan satu lagi untuk lawyer (pengacara) KPU kabupaten,” jelas Tio.

Meski demikian, KPU RI dan Provinsi Lampung juga turut mendampingi jajarannya yang bersengketa di MK. Namun melalui virtual atau dalam jaringan (daring).

“Secara daring disediakan dua kursi juga, di home base yang disiapkan Tim PHP KPU RI,” terangnya.(**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi