A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Kemensos Luncurkan Relawan Pelopor Perdamaian di Mesuji | Harian Momentum

Kemensos Luncurkan Relawan Pelopor Perdamaian di Mesuji

1014 Views
Pengukuhan Relawan Pelopor Perdamaian (Prodam) Indonesia di Mesuji. Foto. Ist.

MOMENTUM, Mesuji--Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan dan mengukuhkan Relawan Pelopor Perdamaian (Pordam) Indonesia.

Pengukuhan dilakukan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Pepen Nazaruddin di gedung serba guna (GSG) Kompleks Taman Kehati, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Selasa (1-12-2020).

Pepen mengatakan pordam dibentuk untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Relawan prodam akan melaksanakan rekayasa sosial guna menciptakan keserasian sosial untuk mencegah dan meredam bencana atau konflik sosial.

Pandemi Covid-19 beserta ekses dari kebijakan serta tindakan penanganannya, telah merubah tata kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Ini berpotensi mengancam keserasian sosial dan perdamaian. 

Karena itu, Kementerian Sosial mengukuhkan pordam agar berperan mengantisipasi dan merendam potensi yang mengancam keserasian sosial.

Seluruh warga negara Indonesia menginginkan  kehidupan yang damai dan sejahtera. Kebhinekaan merupakan berkah, meski tetap menyimpan potensi konflik.

"Kementerian Sosial bersama dengan korps relawan mewakili semangat, tekad, dan kerja keras dalam menjaga keserasian sosial dalam memelihara persatuan dan kesatuan," katanya.

Disebutkan, di seluruh Indonesia relawan pordam hampir mencapai 1.500 orang. Untuk menciptakan keserasian sosial dan perdamaian di masyarakat, menurut Pepen, perlu memperkuat peran dan kerjasama dengan tokoh agama maupun tokoh masyarakat. (*)

Laporan: Abdul Roshid.

Editor: M Furqon.