A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Silaturahmi ke PWI, Kapolda Minta Maaf Soal Penangkapan Yudi | Harian Momentum

Silaturahmi ke PWI, Kapolda Minta Maaf Soal Penangkapan Yudi

1452 Views
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno (tengah) bersilaturahmi sekaligus meminta maaf kepada insan pers di Balai Solfian Ahmad. Foto: dok. H-momen

Harianmomentum--Kapolda Lampung Irjen Sudjarno didampingi sejumlah anggotanya menyambangi kantor PWI Lampung, Balai Solfian Ahmad,  Selasa 21/03.

 

Kedatangannya kali ini untuk bersilaturahmi sekaligus meminta maaf atas insiden penangkapan Yudi Indrawan,  wartawan Trans Lampung, di Polsek Tegineneng, Jumat (17/03).

 

Sudjarno mengakui, saat penangkapan Yudi oleh petugas di lokasi memang ada kesalahan standar operasional prosedur (SOP). 

 

"Kami mengakui ada kesalahan petugas di lapangan.  Atas dasar itu,  saya selaku pribadi dan atas nama institusi polri meminta maaf kepada seluruh wartawan di Lampung, " kata Sudjarno. 


 

Sudjarno memastikan,  proses hukum terhadap pelaku penangkapan Yudi tetap akan diproses sesuai aturan. 

 

"Saya berharap, insiden penangkapan Yudi menjadi yang pertama sekaligus yang terakhir terjadi di Lampung, " katanya. 

 

Menurutnya, polisi tidak ada keinginan untuk melecehkan profesi wartawan.

 

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian mengapresiasi langkah bijak Kapolda yang telah bersedia bersilaturahmi dengan para jurnalis. 

 

Dalam kesempatan itu, Supriyadi Alfian menyerahkan hasil kesepakatan para pimpinan media dan organisasi wartawan kepada Kapolda. 

 

"Hasil kesepakatan kemarin sudah terlanjur kami buat, ini saya mewakili teman-teman menyerahkannya.  Mohon diterima pak Kapolda, " kata Supriyadi. 

 

Sementara Yudi,  korban penangkapan menyatakan menerima permohonan maaf kepolisian yang diwakili kapolda. 


 

Namun,  Yudi tetap meminta laporannya ke divisi Provam Polda Lampung tetap diproses. 

 

Ismail Komar,  Pemred Trans Lampung sekaligus pimpinan Yudi mengaku berterima kasih atas sikap kesatria Kapolda yang berani membuka ruang diskusi publik terhadap wartawan. 

 

Terlebih permintaan maaf yang disampaikan secara terbuka. (red)