A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Bupati Lamsel Luncurkan Kartu Keluarga Sejahtera | Harian Momentum

Bupati Lamsel Luncurkan Kartu Keluarga Sejahtera

1120 Views
Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan bersama para pekerja sosial meluncurkan program layanan Kartu Keluarga Sejahtera.

Harianmomentum--Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Zainudin Hasan meluncurkan layanan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Program Keluarga Harapan (PKH). Kegiatan berlangsung di Lapangan Tennis Indoor Kalianda, Rabu (9/8).

Dalam sambutannya Bupati Zainudin Hasan mengatakan peluncuran KKS tersebut bagian dari upaya mengcover secara keseluruhan potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) di kabupaten setempat.

"Harus ada sinergi dari seluruh elemen, tertutama para pekerja sosial  untuk  memaksimalkan potensi kesejahteraan sosial di kabupaten ini," kata Zainudin.

Dia berharap, kedepan persoalan yang menyangkut kesejahteraan masyarakat dapat semakin  diminimalisir.  Bupati juga berencana menjadwalkan pertemuan rutin para pekerja sosial di kabupaten setempat.

"Kedepan akan kita jadwalkan pertemuan rutin dengan para pekerja sosial,  agar temuan di lapangan dapat kita  pecahkan bersama. Terselenggaranya kegiatan semacam ini, diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan serta dapat membangun perekonomian masyarakaat  yang baik," harapnya.

Di tempat sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamsel Sahidi Fatah melaporkan, tujuan kegiatan tersebut sebagai sarana konsolidasi dan koordinasi program masalah kesejahteraan sosial. Sedangkan, pendanaan seluruh program sosial itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

 

Dia memaparkan saat ini di Lamsel terdapat 28.030 keluarga harapan penerima manfaat, dengan jumlah dana sebesar Rp52,97 miliar lebih. Penerima bantuan non tunai (Program Rastra) sebanyak 79.894 kepala keluarga, yang menelan anggaran Rp105,46 miliar lebih. Kemudian, program KUBE sebanyak 20 kelompok, masing-masing kelompok 10 KK dengan jumlah anggaran Rp500 juta..


Sahidi Fatah menjelaskan, peluncuran KKS ersebut diikuti lebih kuran 600 orang. Rinciannya: 120 orang peserta PKH, 50 orang peserta TKSK dan PSM, sert 50 orang anggota Tagana ditambah 400 orang sasaran PKH.

"Selanjutnya, program asistensi bagi usia lanjut terlantar (ASLUT) bagi 110 peserta orang lansia, dengan jumlah dana Rp330 juta dan Program asistensi sosial bagi orang dengan kecacatan berat untuk  22 orang peserta dengan jumlah dana Rp66 juta,” paparnya. (bob)