A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Made Sukintre: Kursi DPRD Sarana Mendidik Masyarakat | Harian Momentum

Made Sukintre: Kursi DPRD Sarana Mendidik Masyarakat

1310 Views
Made Sukintre

MOMENTUM, Kalianda--Latar belakang sebagai seorang guru, membuat Made Sukintre punya jiwa pengayom. 

Bagi lelaki kelahiran 13 Mei 1965 itu, pagung politik bukan semata sarana adu strategi mempengaruhi arah kebijakan pembangunan. Lebih dari itu sebagai sarana mendidik masyarakat, agar lebih cerdas menyikapi berbagai kebijakan pemerintah.

Berangkat dari filosifi tersebut, Made mulai meniti kareir di dunia politik. Partai Golkar menjadi landasan menapaki titian perpolitikan di Kabupaten Lampung Selatan.

Desakan dan dorongan masyarakat membuat Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)Kabupaten Lampung Selatan itu maju sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan umum tahun 2014. Dia pun terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan periode 2014-2019.

"Makna mendidik itu luas. Bukan hanya harus menjadi guru di sekolah. Jalur politik pun bagian dari sarana untuk mendidik dan mencerdaskan masyarakat. Itu yang mendorong saya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD," kata Made.

Menurut dia, masyarakat harus didik agar cerdas menyikapi berbagai kebijakan pemerintah. 

"Masyarakat yang cerdas bisa menjadi kontrol yang efektif terhadap penyusunan dan pelaksanaan program kerja pemerintah. Karena itu, masyarakat harus melek politik. Lewat lembaga legislatif inilah, saya berusaha mendidik sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat," terangnya.

Pepatah tua, di mana bumi dpijak di situ langit dijunjung, menjadi prinsip suami dari Ni Putu Arminj itu melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai DPRD.

"Meski saya bukan asli orang Lampung. Tapi Kabupaten Lampung Selatan ini adalah tumpah darah. Saya lahir, besar dan mungkin juga mati di tanah ini. Maka, tak ada alasan bagi saya untuk tidak membangun Kabupaten Lampung Selatan secara sungguh-sungguh. Intinya di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," tuturnya.

Kesungguhan dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD pada periode lima tahun pertama, kembali berbuah kepercayaan masyarakat.

Ayah tiga anak itu kembali terpilih sebagai anggota DPRD Lampung Selatan untuk periode 2019-2024, sebagai anggota komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan.

"Bicara peningkatan ekonomi, tentu tidak bisa lepas dari ladasan perkonomian masyarakatnya. Sebagian besar masyarakat Lampung Selatan ini petani. Jadi otomtis sektor pertanian yang harus dikembangkan untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Mengembangkan perekonomian melalui sektor pertanian harus dilakukan secara menyeluruh dan kontinyu.

"Nggak bisa kita hanya fokus pada peningkatan produksi komoditi pertanianya saja. Harus ada upaya membuka dan memperluas akses pemasaranya, kontrol harga, termasuk akses infrastruktur penunjang lain, seperti jalan. Ini yang akan saya dorong melalui kursi DPRD," jelasnya. (alp/mnz)

BIODATA

Nama : MADE SUKINTRE

Agama: Hindu

Tempat/Tgll Lahir: Balinuraga, 13 Mei 1965

Pendidikan: SMA/Sederajat

Jabatan : Anggota Komisi II DPRD Lampung Selatan

Partai Poltik: GOLKAR

Nama Istri : Ni Putu Arminj

Nama Anak :  Wayan Rendy Armilando

                         Made Sherly Armiyanti

                         Komang Raditya Tri

                         Lingga Sana