A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Hari Wayang Sedunia, Pringsewu Gelar Pertunjukkan Wayang Semalam Suntuk | Harian Momentum

Hari Wayang Sedunia, Pringsewu Gelar Pertunjukkan Wayang Semalam Suntuk

829 Views
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi. Foto. Lis.

MOMENTUM, Pringsewu--Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan menggelar pertunjukkan wayang kulit semalam suntuk di Pendopo Kabupaten Pringsewu pada Kamis (7-11-2019).

Pagelaran untuk memperingati Hari Wayang Sedunia 2019, ini mengundang dalang Ki Gondo Suharno dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan membawa lakon Pandawa Bangun Praja.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengajak masyarakat Pringsewu, khususnya pecinta wayang, untuk bersama-sama menyaksikan pertunjukkan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Menurutnya, kesenian wayang harus dilestarikan. Selain dapat dimanfaatkan untuk pendidikan karakter, kesenian wayang membawa pesan nilai-nilai kehidupan yang luhur.

"Sebab dalam sebuah lakon selalu mengandung filsafat dan mengajarkan budi pekerti luhur serta ajakan melakukan kebajikan. Itulah  sesungguhnya inti dari kesenian Wayang,"ujar Wabup Fauzi, Senin (4-11-2019).

Dia menuturkan, salah satu badan dunia yakni Unesco telah menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and lntangible Heritage of Humanity atau Warisan Mahakarya Dunia yang tak Ternilai dalam Seni Bertutur Asli Indonesia, pada tanggal 7 November 2003 silam. 

"Sejak itu, setiap tanggal 7 November diperingati sebagai Hari Wayang Sedunia. Dengan demikian, wayang bukan hanya menjadi milik lndonesia, namun telah diakui dan juga menjadi milik dunia," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu tetap berupaya melestarikan secara  intens dan masif terhadap kesenian Wayang Kulit, maupun seni budaya lainnya, sebagai bagian dari program pembangunan kebudayaan nasional.

Fauzi juga mengajak agar jadikan wayang sebagai aset budaya bangsa guna mendukung upaya peningkatan aktualisasi nilai-nilai Pancasila."Karena aktualisasi nilai-nilai Pancasila melalui kesenian wayang, dapat dijadikan wahana untuk membangun bangsa yang berkepribadian, berbudi luhur dan bermartabat,ā€¯imbuhnya. (lis).