Sidang Kasus Korupsi, Oknum Wartawan Disebut Terima Paket Proyek

370 Views
Plt Bupati Mesuji Saply usai menjadi saksi sidang kasus suap proyek,, di Pengadilan Negeri Tipikor, Tanjungkarang

Harianmomentum--Nama oknum wartawan disebut menerima paket proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Mesuji.

Keterlibatan oknum wartawan itu disebutkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mesuji Najmul Fikri yang hadir sebagai saksi pada sidang lanjutan kasus suap proyek yang melibatkan Bupati Mesuji nonaktif Khamami. Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Kamis (11-7-2019).

Najmul yang dihadirkan sebagai saksi, salah satunya menyebut nama JS oknum wartawan yang menerima paket proyek di Kabupaten Mesuji. Saa itu, JS menjabat sebagai kepala biro Kabupaten Mesuji di salah satu surat kabar harian.     

Dalam BAP yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wawan Yunarwanto, disebutkan bahwa JS mendapat proyek mengatasnamakan Plt  Bupati Mesuji Saply yang saat itu masih menjabat sebagai wakil bupati.

"Dia (JS) mendapat paket proyek pada APBD Murni dan Perubahan. Pada APBD Murni, JS, melalui CV Nabalga mendapat pengadaan materil ruas jalan senilai Rp2,3 miliar. Kemudian pada pengadaan yang sama dengan nilai proyek Rp2,1 miliar. Lalu, pada APBD Perubahan, JS mendapat proyek senilai Rp2,4 miliar," bebernya.

Baca juga: Plt Bupati Mesuji Bantah Terlibat Plotting

Najmul menambahkan, paket proyek tersebut sebagai hasil plotting proyek untuk menghilangkan sorotan media.

"Ini untuk menghilangkan paket-paket proyek yang telah diterima," kata Najmul.

Saksi Saply yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati Mesuji, membantah telah menerima paket proyek. Dia juga tidak tahu, jika namanya dipakai untuk mendapat plotting proyek.

"Saya tidak tahu sama sekali. Saya tidak pernah terima proyek atau mendengar hal itu," kata Saply.

Jaksa KPK Subari Kurniawan menyebutkan JS mengerjakan proyek bersama seseorang bernama ST. "Saya tahu JS itu wartawan. Dan ST itu, adiknya JS," kata Saply. (iwd)