A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: strpos(): Non-string needles will be interpreted as strings in the future. Use an explicit chr() call to preserve the current behavior

Filename: MX/Router.php

Line Number: 239

Backtrace:

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 239
Function: strpos

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/application/third_party/MX/Router.php
Line: 72
Function: set_class

File: /home/u199773734/domains/harianmomentum.com/public_html/app/index.php
Line: 316
Function: require_once

Akun Instagram Korban Bunuh Diri di Transmart Dibanjiri Komentar Nitizen | Harian Momentum

Akun Instagram Korban Bunuh Diri di Transmart Dibanjiri Komentar Nitizen

2581 Views
Akun instagram korban bunuh diri di Transmart Bandarlampung

Harianmomentum.com--Akun Instagram Tyas Sancana Ramadan (21)—korban bunuh diri di gedung Transmart Bandarlampung, dibanjiri ribuan komentar netizen.

Pada akun Instagram @Tyassancanaramadan, tercatat 4.343 folowers dengan sepuluh postingan foto.

Korban Tyas terakhir mengunggah foto di akun instagramnya itu pada 7 Agustus 2018 dengan keterangan foto "ku lari ke pantai, pantainya kosong".

Di foto itu, Tyas berfose seorang diri di sebuah pantai bernama Tapak Kera. 

Sayangnya, kolom komentar ditutup sehingga netizen tak bisa mengomentari postingan terakhir tersebut.

Sementara, pada postingan foto 9 Mei 2018, terlihat Tyas memakai topi hitam berjaket putih dan celana kotak-kotak dengan keterangan foto "selamat malam Minggu."

Usai kejadian bunuh diri Tyas di Transmart Bandarlampung, postingan tersebut dibanjiri komentar dari para netizen. Hingga pukul 22.00 WIB, Jumat (22-2-2019) jumlahnya mencapai 5000 komentar.

Komentar para netizen, antara lain: 

@Ezaditia1507: tiap-tiap umat mempunyai ajal, apabila telah datang ajal mereka maka mereka tidak dapat mengundurkannya (dan seterusnya).

@penabirugotesan: saya tidak tahu mengapa dia mengakhiri hidupnya.

@abin_and_bian: Innalillahi wa Innailaihi Roziun, semoga kau tenang di alam kuburmu adek tias. Yang disesalkan kenapa sebagian orang disekitar tempat kejadian hanya menjadi penonton. Kenapa tak disiapkan jaring, kasur atau alat balon besar. Karena kejadian itu lama, sebelum dia lompat. Apa ia mol tidak punya alat itu. (acw)